Postingan

Menampilkan postingan dengan label pendidikan Papua

Pemkab Mimika dan PT Freeport Indonesia Siap Bangun Kembali Sekolah di Waa Banti, Bukti Komitmen Memulihkan Pendidikan di Papua

Gambar
      Mimika, Papua Tengah  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bersama  PT Freeport Indonesia (PTFI)  menegaskan komitmennya untuk membangun kembali fasilitas pendidikan di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, yang sebelumnya dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 2018. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan hak pendidikan anak-anak di wilayah pegunungan Papua tetap terpenuhi meskipun sempat terdampak konflik keamanan. Pembangunan kembali akan mencakup gedung  Sekolah Dasar  dan  Sekolah Menengah Pertama  satu atap yang pernah menjadi pusat kegiatan belajar masyarakat setempat. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti karena aksi kekerasan, sehingga proses pemulihan akan dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Survei Lokasi Dilakukan Sebelum Pembangunan Dimulai Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika bersama Divisi Government Rel...

SD Yapis Waghete I di Deiyai Terbakar, Kodam Cenderawasih Kecam Aksi yang Diduga Dilakukan Simpatisan OPM, Pemerintah Perkuat Perlindungan Pendidikan Papua

Gambar
     Deiyai, Papua Tengah  — Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi pembakaran SD Yapis Waghete I yang berada di Kampung Waghete I, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aparat menduga aksi tersebut dilakukan oleh simpatisan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Peristiwa yang terjadi pada Kamis dini hari itu mengakibatkan dua unit bangunan sekolah hangus terbakar, termasuk sembilan ruang kelas beserta berbagai perlengkapan pendidikan. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar. Selain kerugian fisik, ratusan siswa yang selama ini menempuh pendidikan di sekolah tersebut juga terdampak karena kehilangan fasilitas belajar mereka. Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menegaskan bahwa tindakan yang menyasar fasilitas pendidikan tidak dapat dibenarkan karena merugikan masa depan generasi muda Papua yang sedang menempuh pendidikan. Kronologi Dugaan Pembakaran Sekolah Berdasarkan hasil penyelidikan...